Media Tepercaya Untuk Organisasi Mahasiswa

Senior Selalu Meneror Part 2

Opini, PMII NEWS Online - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) adalah sebuah organisasi yang merupakan wadah untuk menyampaikan inspirasi rakyat kepada pihak pemerintahan, jika rakyat merasa dirugikan. maka PMII nantinya yang akan mengajukan audensi kepada atasan dan jika audensi tidak diterima maka PMII akan turun ke jalan untuk menyampaikan hak-haknya.
Foto: Ilustrasi Stop Teror Junior

Dari para kader  yang memiliki militansi tinggi terhadap PMII dan juga memiliki kualifikasi yang beragam, ada yang ahli dalam bidang akademik, ahli dalam komonikasi politik dan juga banyak keahlian dari para kader maupun senior PMII. Ini karena banyak dari para kader memandang PMII sebagai wadah dalam mengembangkan ilmu dan juga kualitas terhadap dirinya.

Melihat pentingnya kampus sebagai basis kader pergerakan, maka para pengurus cabang tidak boleh melepaskan sepenuhnya pendampingan terhadap para kadernya, karena kader inilah yang nantinya akan meneruskan perjuangan para senior. Sehingga akan ada perubahan dari nilai positif dan negatifnya terhadap pengkaderan yang dilakuakan oleh para seniornya.

Pada tahun 1994 hingga 1997 PMII mulai bangkit, dan ini sering juga disebut dengan kebangkitan identitas tegas, kritis, transformatif dan juga tegas dalam persoalan kebangsaan. Dari sejarah panjang inilah PMII juga mewarnai perjalanan bangsa Indonesia. Dan kini satu persatu para kader yang sudah menjadi senior mulai membuktikan dengan melahirkan para tokoh-tokoh pemimpin bangsa seperti. Akademisi dan juga praktisi, ketua parpol, dan ada juga yang sudah menjadi kabinet kerja (menteri).
Baca juga: SeniorSelalu Meneror (Part 1)
Dalam keadaan mahasiswa yang saat ini berada dalam kondisi yang sudah tidak kondusif, situasi back on campus lebih riil terjadi, karena senior yang mamandulkan posisi strategis dan mahasiswa saat ini lebih didominasi oleh kekuatan senior, sehingga posisi PMII hanya mampu melakukan pengkaderan secara periodik sesuai dengan program kerjanya. Merekalah yang nantinya akan memimpin di organisasi tersebut.

Dari sebuah penjelasan di atas mungkin para sahabat senior bangga bisa mengkadernya hingga sukses, akan tetapi pada saat ini secara realita, yang sering kita temukan para senior yang belum tuntas untuk menjadi senior, kadang di waktu proses mahasiswa baru.
Tag : Non-Fiksi, Opini
0 Komentar "Senior Selalu Meneror Part 2"


Chat Admin
Back To Top