Media Tepercaya Untuk Organisasi Mahasiswa

Senior Selalu Meneror Part 1

Opini, PMII NEWS Online - Mungkin para pembaca sering mendengar dengan kata senior, baik di lingkungan pendidikan, organisasi, sebuah kelompok, komunitas, partai politik, dan lainnya. Kalau kita artikulasikan dari kata senior di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI); Senior adalah pangkat dan jabatan yang lebih tinggi atau juga bisa disebut lebih banyak pengalaman.
Foto: Ilustrasi, Stop Teror Junior

Tapi, realita yang saat ini kita temukan di lapangan, tidak semua senior yang seperti definisi dari KBBI tersebut, melainkan hanya bisa memberi intruksi atau sebuah perintah terhadap bawahannya, baik itu kepentingan bersama bahkan pribadi pun.

Menurut penulis mayoritas untuk senior yang saat ini kita rasakan bersama, banyaknya senior tidak memiliki dedikasi yang tinggi untuk memberi nilai-nilai positif kepada juniornya. Dari lingkungan pendidikan, organisasi, komunitas atau bahkan partai politik yang sangat besar intervensi atau doktrin-doktrin di dalamnya.

Jika hal tersebut memang demikian di lingkungan para pembaca, cukup tertawakan saja senior tersebut. Kenapa? Jawabannya karena senior tersebut belum tuntas masa-masa proses dari tahap awal (junior) kepada jenjang yang lebih tinggi (senior). Perlu adanya proses ulang terhadap senior yang sikap nya seperti itu.

Padahal kalau kita telisik kembali kepada tugas dari senior tersebut memberikan contoh yang baik dan mengontrol seorang junior nya untuk bisa mencapai yang ia inginkan. Bukan malah memberi tekanan yang berat dan intervensi yang kuat agar bisa menjadikan junior kaki tangan dari seniornya.

Seorang senior bukan selalu meneror bawahannya (junior) akan tetapi senior harus mengetahui cara mengambil sikap dan keputusan yang bijak. Pastinya tidak terlepas dalam mengambil kebijakan dalam suatu keputusan.
Baca juga: Peran Santri Dalam Perjuangan Negeri
Salah satu contoh yang kita alami bersama, di lingkungan kelurga atau pendidikan juga, sering kita dengar kekerasan atau dibully oleh senior kepada juniornya. Seperti saat penerimaan mahasiswa baru dan semacamnya. Memang salah satu niat dari kalian (senior) ada yang baik, untuk melatih mental dari junirnya dan lainnya. Tapi kebanyakan dari seniornya ingin balas dendam yang ia rasakan sebelumnya.

Padahal seorang senior merupakan pemimpin yang bijak dan memberikan contoh yang baik kepada juniornya. Bahkan senior mempunyai pengalaman dan wawasan yang lebih luas dari juniornya.
Tag : Non-Fiksi, Opini
1 Komentar "Senior Selalu Meneror Part 1"

mantab jiwa, saya tunggu yang part 2 nya min. judulnya kontroversial hehehe


Chat Admin
Back To Top